BAB X
MANUSIA DAN
KEGELISAHAN
10.1.
Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah , yang berarti
tidak tenteram hatinya , selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar,
cemas. Tidak lain dari semua itu adalah reaksi natural psikologis dan
phisiologis akibat ketegangan saraf dan kondisi-kondisi kritis atau tidak
menyenangkan. Pada masing-masing orang terdapat reaksi yang berbeda dengan yang
lain, tergantung faktor-faktornya, dan itu wajar.
Adapun
bahwa manusia selalu merasa gelisah hingga membuatnya mengeluarkan keringat
dingin, jantungnya berdetak sangat kencang,
tekanan darahnya naik pada kondisi. Serta dapat juga kegelisahan
merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun
perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar
ataupun dalam kecemasan. Kegelisahannya dapat diketahui dari gejala tingkah
laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu.
10.2.
Sebab-Sebab Orang Gelisah
·
Gelisah terhadap
dosa-dosa dan pelanggaran (yang telah dilakukan)
·
Gelisah terhadap
hasil kerja (tidak memenuhi kepuasan spiritual)
·
Takut akan
kehilangan milik (harta dan jabatan)
·
Takut menghadapi
keadaan masa depan (yang tidak disukai)
10.3.
Usaha-usaha Mengatasi Kegelisahan
· Membuat Sebuah
Daftar : Cobalah untuk menulis semua hal yang membuat pikiran Anda gelisah, terutama
pada malam hari. Tindakan ini dapat membuat pikiran Anda lebih tenang. Anda
akan mengingat apa yang harus dilakukan dan perlahan-lahan Anda bisa
menghilangkan kegelisahan Anda tersebut dari daftar yang Anda buat.
· Olahraga :
Berjalan juga salah satu aktifitas yang baik. Anda bisa berjalan disekitar
rumah Anda selama 10 menit, pergi ke taman, ataupun berjalan-jalan biasa.
Tindakan mencari udara segar diluar rumah bisa memberikan Anda ruang untuk
bernafas, mampu membuat Anda bisa menikmati suara alam, ataupun menikmati
semacam keheningan dan kedamaian.
·
Musik yang
Menenangkan : Dengarkan beberapa musik yang menenangkan. Ada banyak jenis musik
yang berbeda, yang dapat menenangkan pikiran Anda. Musik klasik, Zen, Meditasi,
Musik Tradisional ataupun jenis musik dan suara yang menenangkan adalah pilihan
yang baik. Sambil mendengarkan musik, Anda dapat duduk dengan tenang ataupun
melakukan aktifitas santai untuk membantu pikiran Anda menjadi lebih tenang,
seperti membaca, membuat karya seni, menulis, dan sebagainya.
10.4.
Keterasingan
Keterasingan
berasal dari kata terasing, asal kata dari kata dasar asing. Kata asing berarti
sendiri, tidak dikenal orang, sehingga kata terasing berarti tersisihkan dari
pergaulan, terpisahkan dari yang lain,atau terpencil. Jadi, keterasingan
berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpisah dari
yang lain atau terpencil. Apapun makna yang kita lekatkan pada istilah
keterasingan, yang jelas ia merupakan bagian dari hidup manusia. Sebagai bagian
dari hidup manusia, sebagaimana juga kegelisahan, maka keterasingan pun
memiliki sifat universal. Ini berarti bahwa keterasingan tidak pernah mengenal
perbedaan manusia. Sebentar ataukah lama setiap orang akan pernah mengalami
keterasingan ini, meskipun kadar atau penyebabnya berbeda-beda.
10.5.
Kesepian
Kesepian berasal dari kata sepi, artinya sunyi,
lengang, tidak ramai, tidak ada orang atau kendaraan, tidak banyak tamu, tidak
banyak pembeli, tak ada apa-apa, dan sebagainya. Kesepian adalah keadaan sepi
atau hal sepi. Contoh :
o Setelah anaknya yang telah menikah itu memiliki
rumah sendiri, ibu Hadi merasa kesepian.
o Setelah tembakan gencar itu berhenti, jalan-jalan
tampak sepi. Orang-orang takut keluar, bahkan suara deru mobil pun tak
kedengaran.
o Karena pak Parman dan ibu Parman kurang bergaul, ditambah
keadaan hari itu hujan lebat, maka resepsi perkawinan anaknya sepi, tamu kurang
sekali.
10.6.
Ketidakpastian
Ketidakpastian adalah sebutan yang digunakan dengan
berbagai cara di sejumlah bidang, termasuk filosofi, fisika, statistika,
ekonomika, keuangan, asuransi, psikologi, sosiologi, teknik, dan ilmu
pengetahuan informasi. Ketidakpastian berlaku pada perkiraan masa depan hingga
pengukuran fisik yang sudah ada atau yang belum diketahui.
Contohnya, jika Anda tidak tahu apakah besok hujan, maka
Anda mengalami ketidakpastian. Bila Anda menerapkan kemungkinan ini pada hasil
memungkinkan yang menggunakan perkiraan cuaca atau penilaian kemungkinan
terkalibrasi, Anda telah memperkirakan ketidakpastian.
10.7.
Usaha-Usaha Mengatasi Ketidakpastian
o Mencari peluang dalam krisis
o Akses semua sumber daya
o Berevaluasi hidup
o Siapkan diri dan rencanakan
o Fokus terhadap langkah-langkah kecil
Daftar Pustaka:
https://dwikyagretta.wordpress.com/2013/06/21/ilmu-budaya-dasar-ibd-manusia-kegelisahan-dan-harapan/
No comments:
Post a Comment